Malang – Pemerintah Kota Malang tengah merancang transformasi kawasan Pasar Splendid dan Jalan Majapahit dengan konsep pasar senggol yang bernuansa nostalgia untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi sekaligus menata ruang publik di pusat kota.
Wali Kota Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa proyek ini terinspirasi dari kenangan masa kecilnya ketika kawasan Jalan Majapahit dulu ramai dengan aktivitas pasar senggol. Konsep ini diharapkan bukan hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga solusi jangka panjang dalam penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Malang.
Solusi Penataan PKL dan Ruang Terbuka
Rencana penataan ini sekaligus menjadi upaya mengurai persoalan PKL yang saat ini beraktivitas di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Menurut Wahyu, pedagang yang selama ini berada di alun-alun direncanakan akan diarahkan ke pasar senggol sehingga area publik di pusat kota dapat kembali bersih, nyaman, dan tertata rapi.
“Saya ingat dulu Jalan Majapahit ini pasar senggol. Ini nanti rencana kita akan hidupkan kembali,” kata Wali Kota Wahyu saat meninjau lokasi.
Terintegrasi dengan Destinasi Wisata Kota
Proyek ini juga dirancang sebagai bagian dari pengembangan jalur wisata terpadu di jantung Kota Malang. Kawasan Pasar Splendid akan terhubung dengan destinasi populer lain seperti Kayutangan Heritage, Balai Kota Malang, Alun-Alun Merdeka, dan Alun-Alun Bundar, bahkan hingga area heritage seperti Stasiun Kereta Api dan Skodam.
Wahyu menyebut bahwa konektivitas antar-destinasi ini bisa memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang datang. Mereka tidak hanya melihat satu tempat, tetapi juga bisa berjalan menikmati sejumlah titik budaya dan sejarah di Kota Malang.
Perencanaan Matang Melibatkan Ahli
Untuk memastikan konsep ini berjalan sesuai harapan, Pemkot Malang telah melakukan diskusi dengan akademisi hingga melibatkan konsultan yang sudah berpengalaman dalam penataan kota dan kawasan wisata, termasuk bekerja sama dengan ahli yang pernah menata kawasan wisata di Singapura.
Relokasi Pedagang Belum Diputuskan
Terkait kemungkinan relokasi pedagang di kawasan Pasar Splendid, Wahyu mengatakan bahwa keputusan akhir masih bergantung pada hasil detail planning. Ia juga menyampaikan bahwa beberapa area saat ini tampak kurang tertata dan terkesan kumuh, sehingga perlu penataan ulang demi kenyamanan bersama.
Dengan konsep pasar senggol yang berpadu dengan penataan modern, Pemerintah Kota Malang berharap kawasan Splendid tidak sekadar hidup kembali, tetapi juga menjadi magnet baru wisata dan ruang aktivitas ekonomi di kota itu.









