Bekasi, Rawamedia.com – Media sosial kembali digegerkan oleh aksi kurang terpuji yang diduga dilakukan oleh oknum aparat di wilayah Bekasi. Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @bekasi_24_jam memperlihatkan momen ketegangan yang berujung pada tindakan kekerasan fisik di tengah jalan raya yang padat.
Insiden ini memicu gelombang kecaman dari warganet karena oknum yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat justru mempertontonkan arogansi setelah terlibat kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, peristiwa ini bermula saat kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh oknum berseragam tersebut diduga terlibat persinggungan dengan seorang pengendara sepeda motor.
Alih-alih menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, oknum tersebut keluar dari mobilnya dalam kondisi emosi yang meluap-luap. Dalam video terlihat oknum tersebut langsung menghampiri korban dan melayangkan pukulan ke arah helm serta wajah pengendara motor. Meski sudah dilerai oleh beberapa warga dan pengemudi lain di lokasi, oknum tersebut tetap menunjukkan gestur menantang dan terus membentak korban yang tampak tidak berdaya. Peristiwa ini diketahui terjadi di salah satu ruas jalan utama di Bekasi yang saat itu tengah mengalami kemacetan, menambah kemacetan karena kendaraan yang berhenti di tengah jalan.
Video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan dengan jelas bagaimana oknum tersebut tidak menunjukkan itikad baik pasca-kecelakaan. Korban yang menjadi sasaran amukan terlihat hanya bisa terdiam saat beberapa kali dipukul dan didorong.
Warga yang berada di lokasi sempat mencoba menenangkan keadaan, namun oknum tersebut seolah tidak menghiraukan dan terus meluapkan emosinya. “Sangat disayangkan, harusnya kan bisa bicara baik-baik, apalagi dia pakai seragam,” ujar salah satu saksi mata yang terekam dalam komentar di unggahan tersebut.
Hingga Selasa (10/2/2026), video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan mendapatkan ribuan komentar. Netizen mendesak pihak kepolisian dan institusi terkait untuk segera mengidentifikasi oknum tersebut agar diproses secara hukum maupun disiplin.
“Tolong tindak tegas, Pak! Seragam bukan untuk menindas rakyat kecil di jalanan,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa siapa pun memiliki kedudukan yang sama di mata hukum saat berada di jalan raya. Arogansi tidak akan menyelesaikan masalah, justru hanya akan berujung pada konsekuensi hukum yang lebih berat.









