RAWAMEDIA.COM – JAKARTA – Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kembali menjadi perhatian pelaku pasar modal setelah muncul transaksi pembelian dalam jumlah besar oleh salah satu investor. Aksi tersebut tercatat melibatkan sekitar 2,25 miliar lembar saham DEWA dengan total nilai transaksi mencapai kurang lebih Rp225 miliar.
Transaksi jumbo ini tercatat dalam keterbukaan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memicu spekulasi pasar terkait prospek saham emiten jasa pertambangan tersebut ke depan.
Harga Transaksi Jadi Sorotan Pasar
Dalam transaksi tersebut, investor membeli saham DEWA di kisaran harga sekitar Rp100 per saham, yang merupakan level psikologis penting bagi saham ini. Harga tersebut mencerminkan strategi akumulasi pada level tertentu di tengah pergerakan saham DEWA yang cukup volatil sepanjang tahun 2025.
Aksi beli dalam jumlah besar ini menunjukkan adanya keyakinan investor terhadap potensi saham DEWA, terutama setelah saham tersebut sempat mengalami fluktuasi tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga : UBS & BlackRock Aktif Rotasi Saham BUMI, Investor Asing Tak Jenuh
Volume Transaksi Melonjak Signifikan
Masuknya investor besar turut mendorong lonjakan volume transaksi saham DEWA. Aktivitas perdagangan meningkat signifikan dibandingkan rata-rata harian sebelumnya, menandakan tingginya minat pasar terhadap saham ini.
Lonjakan volume tersebut juga menjadi salah satu sinyal yang diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah pergerakan harga saham ke depan.
Baca Juga : Saham EMAS Laris di Pasar Negosiasi, Transaksi Sentuh Rp 7 Triliun
Tabel Ringkasan Transaksi Jumbo Saham DEWA
| Keterangan | Data Transaksi |
|---|---|
| Emiten | PT Darma Henwa Tbk (DEWA) |
| Jumlah saham dibeli | ± 2,25 miliar lembar |
| Nilai transaksi | ± Rp225 miliar |
| Kisaran harga transaksi | ± Rp100 per saham |
| Waktu transaksi | Akhir Desember 2025 |
Pandangan Analis: Ada Sinyal Akumulasi
Analis pasar modal menilai aksi borong saham DEWA ini mengindikasikan adanya akumulasi jangka menengah hingga panjang oleh investor dengan modal besar.
“Transaksi sebesar ini biasanya tidak bersifat spekulatif jangka pendek. Ada indikasi investor melihat valuasi saham DEWA sudah berada di level yang menarik,” ujar seorang analis pasar modal kepada CNBC Indonesia.
Menurut analis tersebut, aksi beli jumbo kerap menjadi sinyal awal perubahan tren, meskipun belum tentu langsung diikuti oleh kenaikan harga dalam waktu singkat.
Respons Pasar dan Sentimen Investor
Pasca mencuatnya informasi transaksi jumbo, saham DEWA kembali menjadi perbincangan aktif di kalangan investor ritel. Sebagian pelaku pasar menilai aksi tersebut sebagai sentimen positif, sementara lainnya tetap mencermati risiko volatilitas yang masih tinggi.
Saham DEWA dikenal memiliki karakter pergerakan agresif, sehingga investor diimbau tetap memperhatikan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Prospek Saham DEWA ke Depan
Ke depan, pergerakan saham DEWA akan sangat dipengaruhi oleh kinerja fundamental perusahaan, kondisi sektor pertambangan, serta sentimen pasar secara umum. Aksi borong investor besar ini menjadi salah satu faktor yang dapat memperkuat persepsi positif, namun tetap perlu dikonfirmasi oleh kinerja keuangan dan operasional emiten.
Pelaku pasar kini menantikan perkembangan lanjutan, termasuk potensi aksi korporasi atau peningkatan kinerja yang dapat menjadi katalis tambahan bagi saham DEWA.
Baca Juga : IHSG di Zona Merah, Ini Rekomendasi Saham yang Bisa Jadi Peluang Cuan Akhir Pekan









