Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka dengan tren negatif, menunjukkan tekanan jual yang membuat indeks turun ke posisi 8.607 pada perdagangan Jumat (12 Desember 2025). Dari data terbaru yang tercatat hingga pukul 09.37 WIB, sebagian besar saham emiten mengalami pelemahan, meski ada juga sejumlah saham yang menunjukkan kekuatan di pasar.
Pergerakan IHSG pada pagi ini menunjukkan kombinasi antara tekanan jual dan potensi rebound. Selama sesi perdagangan dini hari, sebanyak 303 saham melemah, 245 saham menguat, dan 156 saham stagnan. Aktivitas perdagangan ini mencerminkan dinamika pasar yang cukup tinggi menjelang akhir pekan, dengan total transaksi mencapai sekitar Rp7,3 triliun dan volume saham lebih dari 14,9 miliar lembar.
Pelaku Pasar Masih Was-was
Analis dari salah satu perusahaan sekuritas mengungkapkan bahwa pergerakan IHSG minggu ini mencerminkan adanya tekanan beli dan jual yang saling berebut di tengah sentimen global maupun domestik. Meskipun dibuka melemah, ada indikasi bahwa indeks masih berpotensi melakukan rebound, terutama jika investor mulai mengalihkan fokusnya ke saham-saham yang menunjukkan fundamental menarik.
Di sisi lain, data perdagangan juga menunjukkan adanya aksi net sell dari investor asing di beberapa saham unggulan, seperti BBRI, BBCA, ANTM, EMTK, dan AMRT. Hal ini menjadi salah satu faktor yang turut memberi tekanan pada IHSG pagi ini.
Saham-saham yang Masih Menarik Dilihat
Meski pasar bergerak turun, sejumlah saham tetap direkomendasikan oleh analis sebagai trading idea yang bisa memberikan peluang cuan, terutama untuk investor yang mencari short-term gain jelang akhir pekan. Rekomendasi saham tersebut antara lain:
-
BRMS – Potensi beli di kisaran Rp980–Rp985 dengan cut loss di bawah Rp980 dan target di level Rp990–Rp1.010.
-
ARCI – Area beli di Rp1.355–Rp1.370, target harga di Rp1.400–Rp1.420.
-
UNTR – Titik beli di sekitar Rp29.425 dengan target naik ke rentang Rp29.600–Rp29.725. ENRG – Level pembelian disarankan Rp1.460–Rp1.480, target dekat di Rp1.500–Rp1.550.
-
PTRO – Beli di rentang Rp10.975–Rp11.025 dengan target naik ke Rp11.200–Rp11.500.
-
TINS – Area beli Rp3.020–Rp3.060 dengan target di sekitar Rp3.100–Rp3.140.
Rekomendasi ini mungkin menjadi watchlist menarik bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum pasar menjelang akhir sesi perdagangan pekan ini.












