Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
banner 325x300
banner 325x300
Banner Utama RawaMedia
Berita

Rezeki Akhir Tahun: Penjual Arang di Pasuruan Panen Pembeli Jelang Tahun Baru

admin@rawamedia.com
39
×

Rezeki Akhir Tahun: Penjual Arang di Pasuruan Panen Pembeli Jelang Tahun Baru

Share this article
Rezeki Akhir Tahun: Penjual Arang di Pasuruan Panen Pembeli Jelang Tahun Baru
Banner RawaMedia

Pasuruan, Jawa Timur — Jelang pergantian tahun, tradisi berkumpul sambil bakar-bakar makanan kembali menjadi penopang ekonomi masyarakat lokal. Salah satunya dirasakan oleh Munir (33), penjual arang di depan Pasar Besar Kota Pasuruan, yang mencatat peningkatan penjualan luar biasa dibandingkan hari biasa.

Permintaan Arang Melonjak Dua Kali Lipat

Pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), permintaan arang meningkat drastis. Munir mengatakan bahwa jumlah arang terjual kini mencapai 800–850 bungkus per hari, jauh lebih tinggi dibandingkan ±400 bungkus pada hari normal. Bahkan, ia menerima pesanan besar borongan dari dua pasar besar di kota tersebut.

“Alhamdulillah jelang Tahun Baru ini pembeli ramai. Saya bahkan dapat pesanan sekitar 2.000 bungkus arang dari dua pasar, Pasar Besar dan Pasar Gading,” ujar Munir kepada wartawan lokal.

Tradisi Bakar-Bakar Dorong Penjualan Arang

Menurut Munir, tingginya permintaan arang tak lepas dari tradisi keluarga dan komunitas yang memanfaatkan arang untuk kegiatan bakar-bakar saat merayakan pergantian tahun. Untuk memenuhi kebutuhan itu, stok arang cepat habis, membuat pembeli datang lebih awal bahkan membeli dalam jumlah banyak agar tidak kehabisan.

Harga arang yang dijual pun relatif terjangkau, yakni Rp 3.500 untuk plastik kecil dan Rp 5.000 untuk plastik besar, sehingga konsumen tetap antusias membeli meskipun ada sedikit kenaikan harga menjelang libur panjang.

Kutipan Pembeli: Persiapan Hadirkan Suasana Hangat Keluarga

Salah satu pembeli setia, Takim, menyampaikan alasan membeli arang lebih awal:

“Biasanya kami buat acara bakar-bakar bersama keluarga. Beli lebih awal biar persiapan matang dan kegiatan malam Tahun Baru makin meriah,” katanya.

Peluang Ekonomi Lokal di Momen Musiman

Momentum Nataru bukan hanya menguntungkan penjual arang seperti Munir. Tren pasar lokal menunjukkan bahwa permintaan komoditas lain seperti ikan air tawar dan sembako juga meningkat menjelang libur akhir tahun. Hal ini membuka peluang bagi UMKM dan pedagang pasar tradisional untuk meraih rezeki lebih besar di momen perayaan akhir tahun.