Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
banner 325x300
banner 325x300
Banner Utama RawaMedia
Berita

Jaranan Meriahkan Rangkaian Agustusan di Candi Kidal, Mahasiswa KKN UNIRA Kelompok 6 Tumpang Turut Menyaksikan

KKN Kidal
27
×

Jaranan Meriahkan Rangkaian Agustusan di Candi Kidal, Mahasiswa KKN UNIRA Kelompok 6 Tumpang Turut Menyaksikan

Share this article
Jaranan Meriahkan Rangkaian Agustusan di Candi Kidal, Mahasiswa KKN UNIRA Kelompok 6 Tumpang Turut Menyaksikan
Sujmber: Mahasiswa KKN UNIRA Desa Kidal 2026
Banner RawaMedia

Malang — Kesenian Jaranan turut memeriahkan rangkaian peringatan kemerdekaan di kawasan Candi Kidal, Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Pertunjukan yang berlangsung setelah salat Isya hingga sekitar pukul 01.30 WIB tersebut turut disaksikan mahasiswa KKN UNIRA Kelompok 6 Tumpang.

Pertunjukan Jaranan menjadi salah satu kegiatan kesenian yang hadir di tengah rangkaian peringatan kemerdekaan di Desa Kidal. Masyarakat berkumpul di kawasan Candi Kidal untuk menyaksikan pertunjukan kesenian tradisional yang masih dikenal dan dilestarikan oleh masyarakat setempat.
Mahasiswa KKN UNIRA Kelompok 6 Tumpang turut hadir sebagai bagian dari masyarakat yang menyaksikan pertunjukan tersebut. Kehadiran mahasiswa menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kesenian tradisional yang berkembang di Desa Kidal sekaligus mengenal budaya masyarakat setempat.

Kepala Desa Kidal, Achmad Taufik, mengatakan bahwa Jaranan merupakan salah satu kesenian yang dikenal di Desa Kidal dan masih dipertahankan keberadaannya. Selain Jaranan, terdapat pula kesenian Bantengan dan Songgoroto yang dikenal oleh masyarakat setempat.
“Di Desa Kidal ini memang terkenalnya kesenian Jaranan, Kesenian-kesenian itu masih dilestarikan,” ujar Budi.

Menurut Achmad Taufik, keberadaan kesenian tradisional tersebut menjadi bagian dari kehidupan budaya masyarakat Desa Kidal. Pelestarian dilakukan melalui keberlangsungan pertunjukan kesenian yang masih mendapat ruang dalam kegiatan masyarakat, termasuk dalam rangkaian peringatan kemerdekaan.

Pertunjukan Jaranan berlangsung pada malam hari setelah salat Isya dan berakhir sekitar pukul 00.00 WIB. Masyarakat tampak berkumpul untuk mengikuti jalannya pertunjukan hingga selesai.
Kegiatan tersebut juga melengkapi rangkaian peringatan kemerdekaan di Desa Kidal yang sebelumnya diisi dengan berbagai kegiatan masyarakat, termasuk upacara bendera di kawasan Candi Kidal. Kehadiran kesenian tradisional menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya memperingati kemerdekaan, tetapi juga menghadirkan kesenian yang masih berkembang di lingkungan masyarakat.
Bagi mahasiswa KKN UNIRA Kelompok 6 Tumpang, kehadiran dalam pertunjukan tersebut memberikan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung salah satu kesenian yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Desa Kidal. Pertunjukan Jaranan kemudian berakhir sekitar tengah malam setelah masyarakat menyaksikan seluruh rangkaian penampilan.,

Penulis : Elza Dhea Salsabila