Surabaya – Polemik pengelolaan parkir di sejumlah titik Kota Surabaya kembali menjadi perhatian publik. Terbaru, jaringan restoran populer Mie Gacoan mengambil langkah strategis dengan mengubah cara pengelolaan parkir konvensional menjadi sistem parkir digital berbasis portal.
Peralihan ini menjadi upaya perusahaan untuk menerapkan teknologi modern di area parkir restoran mereka, yang sebelumnya sering memicu perdebatan di kalangan pengunjung dan masyarakat sekitar.
Gerai Pertama yang Terapkan Parkir Digital
Menurut pernyataan J Handy R, External Relations PT Pesta Pora Abadi — pemegang brand Mie Gacoan — tiga gerai pertama yang menerapkan sistem parkir berbasis portal ini berada di kawasan Manukan, Tandes, Mayjen Sungkono, dan Wiyung. Selanjutnya, akan menyusul sembilan gerai lainnya di wilayah Surabaya.
Pihak restoran juga memasang banner imbauan kepada pengunjung sebagai bentuk pemberitahuan bahwa sistem parkir akan berubah, sekaligus memberi tahu bahwa proses pengerjaan sistem baru ini mungkin akan menyebabkan ketidaknyamanan sementara.
Dukungan dan Pengawasan dari Aparat
Perubahan sistem ini dilaksanakan dengan pengawasan ketat dari tim gabungan yang terdiri atas PASMAR 2, Polrestabes Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, dan Satpol PP Kota Surabaya, sebagai upaya untuk memastikan proses berlangsung aman dan tertib.
Protes dan Penolakan di Beberapa Lokasi
Meski langkah digitalisasi parkir dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung, protes masih terjadi di beberapa lokasi. Beberapa pihak, termasuk ormas tertentu, menyatakan keberatan terhadap penerapan sistem baru ini.
Penolakan publik ini sebelumnya juga sempat memicu aksi penghadangan pemasangan portal parkir digital di lokasi lain, seperti di gerai Mie Gacoan Ngagel, yang bahkan sampai mendapatkan sanksi dari pihak kepolisian karena mengganggu pelaksanaan pemasangan sistem parkir baru.
Sosialisasi & Mediasi Sebelumnya
Manajemen restoran menyatakan bahwa sosialisasi dan mediasi telah dilakukan secara intensif kepada berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah setempat. Bahkan, penerapan sistem baru ini sejatinya sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya.
Hal ini dikatakan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan layanan terbaik bagi pengunjung sekaligus menata perparkiran di wilayah operasional agar lebih modern dan efisien.
Rencana ke Depan
Dalam beberapa hari ke depan, BSS Parking sebagai pihak ketiga yang ditunjuk akan terus melanjutkan penerapan sistem digital ini ke seluruh gerai Mie Gacoan di Surabaya. Perusahaan berharap transformasi ini berjalan lancar dan bisa memberikan pengalaman parkir yang lebih tertib, transparan, dan aman bagi pengunjung.









