Rawamedia.com — Bank digital Jenius resmi menghadirkan fitur terbaru yang memungkinkan para pengguna kartu kredit Jenius melakukan pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) secara langsung melalui limit kredit mereka. Langkah ini membuat penggunaan kartu kredit menjadi lebih fleksibel, terutama di merchant yang hanya menerima scan kode QR sebagai metode pembayaran.
Sebelumnya, transaksi QRIS di aplikasi Jenius hanya bisa dibayar dengan saldo aktif atau solusi pay later. Dengan pembaruan ini, pengguna kartu kredit Jenius dapat menggunakan limit kredit mereka sebagai sumber dana transaksi QRIS, yang artinya pembayaran dapat dilakukan tanpa harus memiliki saldo terlebih dahulu.
Bagaimana Cara Transaksi QRIS dengan Kartu Kredit Jenius
Transaksi QRIS dengan sumber dana kartu kredit Jenius dapat dilakukan langsung melalui aplikasi. Pengguna cukup:
-
Membuka fitur Scan QRIS di aplikasi Jenius,
-
Memindai kode QR merchant,
-
Memilih sumber dana berupa Kartu Kredit Jenius,
-
Mengonfirmasi pembayaran untuk menyelesaikan transaksi.
Semua pembayaran melalui QRIS akan tercatat sebagai bagian dari tagihan bulanan kartu kredit pengguna.
Fitur ini bekerja sepenuhnya secara digital tanpa memerlukan kartu fisik. Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa hanya kartu kredit utama (d-Card) yang dapat dipilih sebagai sumber dana untuk transaksi QRIS, sementara kartu tambahan (s-Card) tidak mendukung fitur ini.
Manfaat dan Batasan Fitur QRIS dengan Kartu Kredit
Integrasi QRIS ke dalam kartu kredit memberikan sejumlah keuntungan bagi pengguna. Beberapa keunggulan fitur ini antara lain:
-
Kemudahan membayar di berbagai tempat yang menerima QRIS, termasuk UMKM yang tidak menyediakan mesin EDC;
-
Tidak perlu menambah saldo atau top up, karena transaksi langsung dialihkan ke limit kredit;
-
Semua transaksi tersimpan dalam satu tagihan kartu kredit yang memudahkan pemantauan pengeluaran.
Namun, ada batasan yang perlu dicatat: pembayaran QRIS dengan kartu kredit Jenius tidak akan mendapatkan poin loyalitas (Yay Points), yang biasanya diperoleh dari transaksi kartu kredit lainnya. Kondisi ini berarti pengguna harus mempertimbangkan apakah manfaat fleksibilitas pembayaran sepadan meskipun tidak mendapatkan poin reward.
Reaksi dan Peluang Fitur Baru
Fitur ini dinilai sebagai langkah strategis karena pola pembayaran digital di Indonesia semakin bergeser ke QRIS, terutama di transaksi harian seperti belanja di warung, kafe, hingga pasar yang tidak memiliki fasilitas card swipe. Dengan opsi menggunakan kartu kredit sebagai sumber dana, pengguna kini menikmati fleksibilitas lebih besar dalam mengatur arus kas bulanan.
Secara keseluruhan, pembaruan ini membuat kartu kredit Jenius menjadi lebih serbaguna dan relevan dengan kebutuhan gaya hidup digital masyarakat Indonesia di era pembayaran tanpa tunai.












