PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membawa kabar gembira terkait respons pasar terhadap produk elektrifikasi pertamanya, Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid. Baru satu bulan sejak diluncurkan secara resmi, angka pemesanan SUV ringkas ini dilaporkan telah melampaui ekspektasi awal perusahaan.
Hingga pertengahan September 2025, Daihatsu mengumumkan telah berhasil mengantongi 2.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Rocky Hybrid di seluruh Indonesia. Angka ini secara signifikan melampaui target internal yang ditetapkan ADM untuk bulan pertama.
Varian Tertinggi Justru Jadi Primadona
Fakta menarik dari data penjualan awal ini adalah dominasi varian tertinggi. Menurut Direktur Pemasaran PT ADM, Sri Agung Handayani, sekitar 70 persen dari total pemesanan disumbang oleh tipe teratas, yaitu Rocky Hybrid ADS.
“Ini adalah fenomena yang lazim untuk produk baru. Para early adopter atau pembeli di awal masa peluncuran cenderung ingin merasakan teknologi dan fitur terlengkap yang kami tawarkan. Varian ADS dengan semua kelengkapan aksesorisnya ternyata menjadi yang paling diminati,” ujar Sri Agung dalam keterangan resminya, Jumat (19/9/2025).
Kunci Sukses: Iritnya Kebangetan dan Harga Rasional
“Meledaknya” penjualan Rocky Hybrid ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Alasan utamanya tentu saja adalah efisiensi bahan bakar yang superior berkat teknologi series hybrid e-Smart. Klaim konsumsi BBM yang bisa mencapai 28 km/liter menjadi magnet terkuat di tengah kondisi harga bahan bakar yang fluktuatif.
Selain itu, Daihatsu berhasil memposisikan Rocky Hybrid sebagai salah satu SUV hybrid paling terjangkau di pasaran, menjadikannya “pintu masuk” yang rasional bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Permintaan Tinggi, Siap-siap Inden
Antusiasme yang tinggi ini berdampak langsung pada masa tunggu atau inden. Pihak ADM mengakui bahwa saat ini telah terjadi antrean pemesanan untuk Rocky Hybrid, terutama untuk varian ADS.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan konsumen yang luar biasa. Saat ini memang ada masa tunggu sekitar 1 hingga 2 bulan. Kami berjanji akan memaksimalkan kapasitas produksi untuk bisa mengirimkan unit ke garasi konsumen secepat mungkin,” tutup Sri Agung.
Kesuksesan awal Daihatsu Rocky Hybrid ini menjadi sinyal positif bahwa pasar otomotif Indonesia sangat siap menyambut era elektrifikasi, asalkan produk yang ditawarkan memiliki proposisi nilai yang kuat dan harga yang tepat.









