Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
banner 325x300
banner 325x300
Banner Utama RawaMedia
Otomotif

Beli Motor Listrik Bakal Makin Murah, Pemerintah Perintahkan Bank BUMN Obral Kredit Ringan

admin@rawamedia.com
107
×

Beli Motor Listrik Bakal Makin Murah, Pemerintah Perintahkan Bank BUMN Obral Kredit Ringan

Share this article
Beli Motor Listrik Bakal Makin Murah, Pemerintah Perintahkan Bank BUMN Obral Kredit Ringan
Banner RawaMedia

Pemerintah pusat mengambil langkah strategis baru untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. Melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), pemerintah secara tegas meminta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk segera menggulirkan skema kredit khusus yang ringan dan mudah bagi masyarakat yang ingin membeli sepeda motor listrik.

Instruksi ini bertujuan untuk mendobrak salah satu hambatan terbesar dalam adopsi motor listrik, yaitu akses pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat luas.

 

Perintah Tegas: Manfaatkan Dana Ratusan Triliun

Dalam rapat koordinasi percepatan ekosistem kendaraan listrik, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti adanya potensi dana besar untuk program transisi energi yang bisa dimanfaatkan.

“Kita punya alokasi dana untuk transisi energi dan pembiayaan hijau yang totalnya bisa mencapai ratusan triliun. Saya perintahkan bank-bank BUMN seperti Mandiri, BRI, BNI, dan BTN untuk tidak ragu. Buat produk kredit motor listrik dengan DP (uang muka) rendah, bunga ringan, dan tenor yang panjang,” ujar Luhut, Jumat (19/9/2025).

Pemerintah ingin memastikan bahwa motor listrik tidak hanya menjadi milik kalangan atas, tetapi juga bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat melalui skema pembiayaan yang menarik dari bank-bank pelat merah.

 

Tiga Target Utama di Balik Kebijakan Ini

Dorongan kuat dari pemerintah ini dilatarbelakangi oleh tiga tujuan besar:

  1. Mengurangi Beban Subsidi Pertalite: Ini adalah target utama. Dengan mengalihkan jutaan pengguna sepeda motor dari BBM ke listrik, pemerintah dapat secara signifikan memangkas anggaran subsidi energi yang selama ini membebani APBN.
  2. Mengejar Target Populasi Kendaraan Listrik: Indonesia memiliki target ambisius untuk memiliki jutaan kendaraan listrik di jalan pada akhir dekade ini. Mendorong segmen motor, yang merupakan pasar terbesar, adalah kunci untuk mencapai target tersebut.
  3. Memperbaiki Kualitas Udara: Konversi massal ke motor listrik akan berdampak langsung pada penurunan tingkat polusi udara di kota-kota besar.

 

Babak Baru Pasar Motor Listrik Indonesia

Langkah pemerintah ini diyakini akan menjadi katalisator yang akan memicu ledakan penjualan motor listrik di Indonesia. Selama ini, banyak lembaga pembiayaan swasta yang masih berhati-hati dalam memberikan kredit motor listrik karena kekhawatiran akan harga jual kembali.

Dengan “perintah” langsung kepada bank BUMN, keraguan tersebut diharapkan sirna. Konsumen kini bisa menantikan kehadiran produk-produk kredit yang jauh lebih menarik dalam beberapa waktu ke depan, yang akan membuat harga motor listrik terasa lebih ringan di kantong.