Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
banner 325x300
banner 325x300
Banner Utama RawaMedia
Internasional

Armada Laut Indonesia Semakin Tangguh, KRI Brawijaya-320 Resmi Bersandar di Tanah Air

admin@rawamedia.com
127
×

Armada Laut Indonesia Semakin Tangguh, KRI Brawijaya-320 Resmi Bersandar di Tanah Air

Share this article
Armada Laut Indonesia Semakin Tangguh, KRI Brawijaya-320 Resmi Bersandar di Tanah Air
Banner RawaMedia

Jakarta, Rawamedia.com – Kekuatan maritim Indonesia kembali menunjukkan tajinya di kancah Asia Tenggara. Kapal perang terbaru dan terbesar di kawasan, KRI Brawijaya-320, akhirnya tiba di perairan Indonesia setelah menempuh perjalanan panjang dari Italia. Penyambutan kapal jenis frigate ini dilangsungkan dengan upacara militer di Pelabuhan JICT 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada hari Senin (8/9).

Kehadiran KRI Brawijaya-320 tidak hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga penanda era baru modernisasi alutsista TNI Angkatan Laut. Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, yang memimpin langsung upacara penyambutan, menyatakan bahwa kapal ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam memperkuat postur pertahanan maritim nasional.

“Ini adalah kebanggaan sekaligus tantangan bagi kita semua. Dengan adanya KRI Brawijaya-320, kita harus terus memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan dalam mengawal kedaulatan NKRI dari Sabang sampai Merauke,” ujar Menhan di hadapan para awak media.

Turut hadir dalam acara penyambutan tersebut adalah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Perjalanan Panjang dari Italia

Sebelum tiba di Indonesia, KRI Brawijaya-320 telah melalui proses serah terima resmi di galangan kapal Fincantieri, Muggiano, Italia, pada 2 Juli 2025. Kapal ini kemudian berlayar selama 44 hari, singgah di beberapa negara sahabat untuk misi diplomasi dan pengisian bekal ulang.

Dengan panjang mencapai 143 meter dan kemampuan melaju hingga kecepatan 32 knot, KRI Brawijaya-320 dilengkapi dengan sistem persenjataan canggih yang siap menghadapi berbagai spektrum ancaman modern. Kapal ini dirancang untuk mampu beroperasi di lautan lepas dengan daya jelajah hingga 5.000 mil laut, mendukung operasi infiltrasi pasukan khusus, hingga misi intelijen.

Bagian dari Kebijakan Perisai Trisula Nusantara

Menhan juga menekankan bahwa pengadaan KRI Brawijaya-320 merupakan implementasi dari kebijakan strategis “Perisai Trisula Nusantara”. Kebijakan ini bertujuan untuk mengamankan sumber daya alam Indonesia dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan nasional.

“Tantangan kita ke depan bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga mengamankan kekayaan laut yang kita miliki untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia,” tegas Menhan.

Diharapkan, KRI Brawijaya-320 akan segera disusul oleh kapal saudaranya, KRI Prabu Siliwangi, yang akan semakin memperkokoh armada TNI AL sebagai kekuatan yang disegani di kawasan.