Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
banner 325x300
banner 325x300
Banner Utama RawaMedia
Internasional

Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal Resmi Akui Negara Palestina

admin@rawamedia.com
110
×

Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal Resmi Akui Negara Palestina

Share this article
Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal Resmi Akui Negara Palestina
Banner RawaMedia

Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal secara resmi mengakui Negara Palestina pada Minggu (21/9), langkah diplomatik penting yang dianggap sebagai dukungan terhadap solusi dua negara dan mendesak penghentian segera konflik di Gaza.

Apa yang diumumkan
– Di Inggris, pemerintah Perdana Menteri Keir Starmer menyatakan bahwa pengakuan Palestina adalah bagian dari komitmen jangka panjang terhadap prinsip-prinsip perdamaian dan keadilan, serta usaha menghidupkan kembali solusi dua negara. 
– Canada juga mengeluarkan deklarasi resmi oleh pemerintahannya yang dipimpin oleh Perdana Menteri Mark Carney bahwa mereka mengakui kedaulatan Palestina, menyebutnya langkah penting untuk mendukung hak rakyat Palestina. 
– Australia menyusul dengan pengumuman formal bahwa mereka mengakui Negara Palestina, dengan catatan bahwa langkah ini juga sejalan dengan hukum internasional dan keinginan mendesak akan perdamaian yang adil. 
– Portugal, melalui Menteri Luar Negeri Paulo Rangel, menyebut pengakuan tersebut sebagai puncak dari kebijakan luar negeri sejak lama, serta menyatakan bahwa mereka mendukung solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang jangka panjang.

Baca juga : Inilah Negara-Negara yang Menolak Kemerdekaan Palestina dalam Sidang Umum PBB 2025

Reaksi dan konteks
– Pengakuan ini dianggap sebagai respons atas tekanan internasional terkait situasi kemanusiaan di Gaza dan ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat, yang menurut banyak pihak mengancam kemungkinan terbentuknya Palestina yang merdeka dan berdaulat. 
– Pemerintah Israel mengecam keputusan tersebut, dengan menyebut pengakuan semacam ini sebagai langkah sepihak yang dapat memperkeruh konflik dan malah memicu ketidakstabilan. 
– Pihak Palestina menyambut baik pengakuan ini, menyebutnya sebagai pengakuan sah atas aspirasi mereka untuk memperoleh negara yang diakui secara internasional.

Makna diplomatik
Langkah ini menandai momen penting karena negara-negara tersebut adalah sekutu tradisional Israel. Pengakuan tersebut juga memberikan tekanan diplomatik terhadap pemerintah Israel agar kembali membuka jalan dialog dan memperhatikan resolusi internasional yang menyerukan dua negara.

Tantangan ke depan
Meskipun pengakuan ini simbolis dan memiliki implikasi moral dan politik, masih banyak tantangan yang harus dihadapi:

  1. Bagaimana Israel merespons dalam praktik terhadap pengakuan negara Palestina?

  2. Dapatkah pengakuan ini memperkuat posisi Palestina dalam negosiasi internasional dan PBB?

  3. Bagaimana dunia internasional, terutama negara-negara yang belum mengakui, akan menindaklanjuti — apakah dengan membuka kedutaan, pertukaran diplomatik, atau sanksi terhadap ekspansi permukiman?Baca Juga : Laporan Genosida PBB: Kemenangan Simbolis Palestina, Tapi Jalan Buntu di Dewan Keamanan

Pengakuan resmi Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal terhadap Negara Palestina pada 21 September 2025 adalah salah satu langkah diplomatik terbesar dalam beberapa tahun terakhir dalam konflik Israel-Palestina. Meski tidak langsung menyelesaikan konflik, pengakuan ini membuka harapan bagi pembaruan momentum perdamaian dan penguatan suara internasional bagi rakyat Palestina.