Mengalami mata merah seringkali dianggap sebagai masalah sepele. Banyak yang mengabaikannya atau hanya mengatasinya dengan obat tetes mata yang dijual bebas, dengan asumsi penyebabnya hanyalah iritasi, kurang tidur, atau kemasukan debu.
Namun, para dokter spesialis mata memperingatkan dengan keras: jangan pernah meremehkan mata merah, terutama jika disertai dengan pandangan yang menjadi buram atau kabur. Kombinasi dua gejala ini bisa menjadi pertanda adanya kondisi darurat medis yang dapat mengancam penglihatan Anda secara permanen.
Alarm Darurat untuk Mata Anda
Menurut Dr. Amanda Setiadi, Sp.M, seorang dokter spesialis mata, mata merah menandakan adanya peradangan atau pelebaran pembuluh darah di mata. Jika kondisi ini sampai memengaruhi kualitas penglihatan (pandangan menjadi buram), artinya masalah yang terjadi sudah mengenai bagian-bagian vital mata yang berfungsi untuk melihat.
“Ini adalah sinyal alarm dari tubuh Anda. Jika mata merah biasa mungkin hanya iritasi di permukaan, tetapi jika sudah disertai pandangan buram, kemungkinan besar ada masalah serius di dalam bola mata seperti di kornea, lensa, atau bahkan saraf mata,” jelasnya saat dihubungi, Jumat (19/9/2025).
Penyakit Serius yang Mengintai di Baliknya
Berikut adalah beberapa kondisi medis serius yang seringkali memiliki gejala awal berupa mata merah dan pandangan buram:
- Glaukoma Sudut Tertutup Akut: Ini adalah kondisi darurat nomor satu. Terjadi peningkatan tekanan bola mata yang sangat tinggi dan mendadak. Jika tidak ditangani dalam hitungan jam, dapat menyebabkan kerusakan saraf mata dan kebutaan permanen. Gejala lain yang menyertai biasanya adalah nyeri hebat pada mata, sakit kepala, mual, dan melihat lingkaran pelangi di sekitar lampu.
- Uveitis: Peradangan pada uvea, lapisan tengah mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi atau penyakit autoimun. Jika dibiarkan, peradangan dapat merusak jaringan mata dan menyebabkan komplikasi seperti katarak atau glaukoma sekunder.
- Keratitis (Radang Kornea): Infeksi pada kornea, lapisan bening terdepan mata. Sering disebabkan oleh penggunaan lensa kontak yang tidak higienis atau cedera. Keratitis dapat menyebabkan luka (ulkus) pada kornea yang jika tidak diobati akan menimbulkan bekas luka permanen yang menghalangi penglihatan.
Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari
Saat mengalami gejala ini, ada beberapa hal yang pantang Anda lakukan:
- Jangan meneteskan obat mata sembarangan: Beberapa obat tetes mata (terutama yang mengandung steroid) justru dapat memperparah kondisi infeksi atau menutupi gejala glaukoma, sehingga penanganan menjadi terlambat.
- Jangan menunda ke dokter: Dalam kasus glaukoma akut, setiap jam sangat berharga. Menunda pemeriksaan selama satu atau dua hari bisa berarti kehilangan penglihatan selamanya.
Kesimpulan: Segera kunjungi dokter spesialis mata atau unit gawat darurat terdekat jika Anda mengalami mata merah yang disertai dengan pandangan buram, apalagi jika ada keluhan nyeri hebat. Ketika menyangkut kesehatan mata, lebih baik terlalu berhati-hati daripada menyesal kemudian.










