Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling mudah didapatkan dan banyak disukai masyarakat Indonesia. Selain rasanya lezat, telur mengandung sederet nutrisi penting termasuk vitamin A, B, D, mineral fosfor, kalsium, serta antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun, makan telur berapa butir sehari yang ideal sering menjadi pertanyaan banyak orang, terutama bagi mereka yang memperhatikan kesehatan, kolesterol, atau ingin menurunkan berat badan.
Rekomendasi Jumlah Telur Per Hari
Menurut Ciputra Hospital, jumlah telur yang baik dikonsumsi oleh orang dewasa dengan kadar kolesterol normal adalah sekitar 1–2 butir per hari. Jumlah ini cukup aman sekaligus memberikan manfaat nutrisi tanpa risiko berlebihan.
Pakar kesehatan juga menjelaskan bahwa telur termasuk sumber protein berkualitas tinggi, sehingga konsumsi 1–2 butir per hari dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian serta mendukung keseimbangan nutrisi dalam diet.
Manfaat Telur bagi Tubuh
Telur kaya akan nutrisi yang membantu fungsi tubuh secara menyeluruh. Berikut beberapa manfaat utama yang didukung oleh para ahli nutrisi:
-
Protein lengkap yang membantu membangun dan memperbaiki jaringan otot.
-
Choline, penting untuk fungsi otak dan sistem saraf.
-
Vitamin dan Mineral, termasuk vitamin B12, vitamin D, selenium, dan zat besi yang menunjang energi dan metabolisme.
-
Antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata.
“Telur adalah sumber nutrisi padat yang baik untuk diet harian, asalkan dikonsumsi dalam jumlah moderat. Ini cocok untuk orang sehat yang ingin memenuhi kebutuhan protein tanpa menambah asupan kalori berlebihan,” ujar Dr. Andini Sarwono, Ahli Gizi Klinis.
Perhatian Bagi Kondisi Kesehatan Tertentu
Walaupun makan 1–2 butir telur sehari aman untuk banyak orang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Kolesterol tinggi / penyakit jantung: Orang dengan masalah kolesterol atau riwayat penyakit jantung sebaiknya membatasi jumlah kuning telur atau memilih bagian putih telur saja, karena kuning telur mengandung kolesterol lebih tinggi.
-
Diet seimbang: Penting untuk tetap menjaga variasi makanan dan konsumsi buah, sayur, serta sumber protein lain agar kebutuhan nutrisi terpenuhi secara menyeluruh.
-
Pengolahan telur: Cara memasak telur juga berpengaruh pada kesehatan. Menggoreng telur dengan banyak minyak dapat meningkatkan lemak jenuh dalam makanan, sehingga sebaiknya memilih cara direbus atau dikukus.
“Bagi sebagian orang dengan kolesterol tinggi atau penyakit kardiovaskular, mengatur jumlah telur yang dikonsumsi dalam seminggu — bukan setiap hari — dapat menjadi solusi yang lebih aman,” tambah Dr. Rafi Ahmad, Spesialis Nutrisi & Dietetik.
Tips Mengonsumsi Telur agar Lebih Sehat
Agar telur tetap menjadi bagian dari pola makan sehat, berikut beberapa tips praktis:
-
Gabungkan dengan sayuran dalam sarapan (misalnya telur rebus + sayur panggang).
-
Hindari gorengan berlebihan yang menambah lemak jenuh.
-
Variasikan sumber protein lain seperti kacang, ikan, dan daging tanpa lemak.
-
Pertimbangkan putih telur dahulu jika ada kekhawatiran kolesterol.
Makan telur setiap hari bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat jika dikonsumsi dalam jumlah moderat, terutama 1–2 butir sehari untuk orang dewasa dengan kesehatan normal. Telur menawarkan banyak nutrisi penting, namun tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatan individu dan cara pengolahan makanannya. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menentukan pola konsumsi terbaik sesuai kebutuhan tubuh.










