<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ASN Arsip - Rawa Media</title>
	<atom:link href="https://rawamedia.com/tag/asn/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://rawamedia.com/tag/asn/</link>
	<description>Cerdas membaca, bijak bersuara, kabar tajam dan terpercaya  Mungkin BS jadi salah satu slogan referensi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Jan 2026 09:29:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://rawamedia.com/storage/2025/05/cropped-Logo-Rawa-Media-New-1-32x32.png</url>
	<title>ASN Arsip - Rawa Media</title>
	<link>https://rawamedia.com/tag/asn/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemprov Aceh Kerahkan 4.000 ASN Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana</title>
		<link>https://rawamedia.com/pemprov-aceh-kerahkan-4-000-asn-bersihkan-sekolah-terdampak-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin@rawamedia.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 09:29:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rawamedia.com/?p=877</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Provinsi Aceh kembali mengintensifkan upaya pemulihan pascabanjir...</p>
<p>Artikel <a href="https://rawamedia.com/pemprov-aceh-kerahkan-4-000-asn-bersihkan-sekolah-terdampak-bencana/">Pemprov Aceh Kerahkan 4.000 ASN Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rawamedia.com">Rawa Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="805" data-end="1173">Pemerintah Provinsi Aceh kembali mengintensifkan upaya pemulihan pascabanjir dan longsor dengan mengirim <strong data-start="910" data-end="947">4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN)</strong> untuk membersihkan sekolah-sekolah yang terdampak bencana di sejumlah kabupaten. Pengiriman ini merupakan <em data-start="1054" data-end="1067">tahap kedua</em> dari operasi bakti sosial yang dilakukan sejak akhir Desember 2025.</p>
<h3 data-start="1180" data-end="1239">Tahap Kedua Bakti Sosial: Fokus Kembali pada Sekolah</h3>
<p data-start="1241" data-end="1583">Relawan ASN ini ditugaskan secara mandiri oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), tanpa pelepasan secara komunal seperti pada tahap pertama. Cara ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas di jalur penugasan, terutama di sekitar jembatan darurat penghubung Kabupaten Bireuen.</p>
<p data-start="1585" data-end="1860">Menurut Juru Bicara Pemerintah Aceh, <strong data-start="1622" data-end="1638">Muhammad MTA</strong>, penugasan ini menitikberatkan pada pembenahan ruang belajar karena sekolah akan kembali dibuka pada <strong data-start="1740" data-end="1758">5 Januari 2026</strong>, khususnya di area yang paling terdampak, seperti Aceh Tamiang.</p>
<h3 data-start="1867" data-end="1927">Kolaborasi dengan Instansi Lain untuk Pemulihan Cepat</h3>
<p data-start="1929" data-end="2025">Para relawan ASN tidak bekerja sendiri. Mereka berkoordinasi dengan berbagai pihak, antara lain:</p>
<ul data-start="2027" data-end="2185">
<li data-start="2027" data-end="2079">
<p data-start="2029" data-end="2079"><strong data-start="2029" data-end="2037">BNPB</strong> (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)</p>
</li>
<li data-start="2080" data-end="2097">
<p data-start="2082" data-end="2097"><strong data-start="2082" data-end="2095">TNI/Polri</strong></p>
</li>
<li data-start="2098" data-end="2130">
<p data-start="2100" data-end="2130"><strong data-start="2100" data-end="2128">Relawan masyarakat lokal</strong></p>
</li>
<li data-start="2131" data-end="2185">
<p data-start="2133" data-end="2185"><strong data-start="2133" data-end="2185">Dinas pendidikan dan pemerintahan kabupaten/kota</strong></p>
</li>
</ul>
<p data-start="2187" data-end="2343">Kolaborasi ini bertujuan agar proses pembersihan sekolah dan fasilitas pendidikan dapat berlangsung cepat dan efektif.</p>
<p data-start="2345" data-end="2601"><em data-start="2349" data-end="2493">“Partisipasi lintas instansi mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan sehingga anak-anak kita dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman,”</em> kata <strong data-start="2499" data-end="2556">Dr. Aisyah Nurul, Pengamat Kebencanaan dan Pendidikan</strong> yang memantau langsung kegiatan di lapangan.</p>
<h3 data-start="2608" data-end="2656">Prioritas: Sekolah Siap Digunakan Kembali</h3>
<p data-start="2658" data-end="2688">Penugasan ASN difokuskan pada:</p>
<ul>
<li data-start="2690" data-end="2896">Membersihkan ruang kelas dari lumpur dan material pascabanjir</li>
<li data-start="2690" data-end="2896">Menata kembali area sekolah yang rusak akibat longsor</li>
<li data-start="2690" data-end="2896">Memastikan fasilitas pendukung seperti toilet dan ruang guru kembali layak pakai</li>
</ul>
<p data-start="2898" data-end="3193">Langkah ini menjadi bagian dari persiapan pembukaan kembali aktivitas sekolah, sekaligus menjawab arahan dari Dinas Pendidikan Aceh agar proses belajar mengajar tetap berjalan pada awal Januari 2026 — meski beberapa fasilitas mungkin belum sepenuhnya pulih.</p>
<h3 data-start="3200" data-end="3247">Dukungan Pemerintah &amp; Harapan Masyarakat</h3>
<p data-start="3249" data-end="3653">Sekretaris Daerah Aceh, <strong data-start="3273" data-end="3285">M. Nasir</strong>, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang terlibat.<br data-start="3343" data-end="3346" /><em data-start="3350" data-end="3568">“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN dan SKPA yang telah bekerja keras sejak masa tanggap darurat hingga pembersihan sekolah. Solidaritas ini menunjukkan semangat Aceh untuk bangkit bersama pascabanjir,”</em> ungkap Nasir saat rapat persiapan tahap kedua.</p>
<p data-start="3655" data-end="3814">Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan fasilitas pendidikan agar tidak ada kendala berarti dalam proses belajar mengajar.</p>
<h3 data-start="3821" data-end="3858">Dampak &amp; Tantangan di Lapangan</h3>
<p data-start="3860" data-end="4161">Aksi pembersihan sekolah ini diharapkan dapat memulihkan stabilitas sosial masyarakat, terutama anak-anak yang terdampak. Namun, proses ini tidak tanpa tantangan mengingat banyak fasilitas sekolah mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang dan tanah longsor.</p>
<p data-start="4163" data-end="4354">Menurut <strong data-start="4171" data-end="4208">Komunitas Relawan Pendidikan Aceh</strong>, <em data-start="4210" data-end="4354">“Percepatan pembersihan dan perbaikan fasilitas sangat penting agar semangat belajar anak tidak down karena kondisi sekolah yang belum layak.”</em></p>
<p data-start="4163" data-end="4354">
<p data-start="4379" data-end="4886">Pemerintah Aceh mengerahkan 4.000 ASN untuk membersihkan sekolah yang terdampak banjir dan tanah longsor dalam <em data-start="4490" data-end="4524">tahap kedua operasi bakti sosial</em>. Sinergi ASN dengan BNPB, TNI/Polri, dan masyarakat diharapkan mempercepat proses pemulihan fasilitas pendidikan menjelang kembali dimulainya proses belajar pada 5 Januari 2026. Kegiatan ini mencerminkan soliditas pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama bangkit pascabanjir dan longsor di berbagai wilayah Aceh.</p>
<p>Artikel <a href="https://rawamedia.com/pemprov-aceh-kerahkan-4-000-asn-bersihkan-sekolah-terdampak-bencana/">Pemprov Aceh Kerahkan 4.000 ASN Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rawamedia.com">Rawa Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ik.imagekit.io/ygnccsbwt/Rawamedia/Sekda-Aceh-M-Nasir-saat-meninjau-relawan-ASN-Pemerintah-Aceh.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menkeu Purbaya Bercanda Soal Kenaikan Gaji Pejabat</title>
		<link>https://rawamedia.com/menkeu-purbaya-bercanda-soal-kenaikan-gaji-pejabat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin@rawamedia.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 01:38:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji Pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Menkeu Purbaya]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya Yudhi Sadewa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rawamedia.com/?p=460</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons santai...</p>
<p>Artikel <a href="https://rawamedia.com/menkeu-purbaya-bercanda-soal-kenaikan-gaji-pejabat/">Menkeu Purbaya Bercanda Soal Kenaikan Gaji Pejabat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rawamedia.com">Rawa Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="282" data-end="723">Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons santai ketika ditanya tentang rencana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat negara melalui Perpres Nomor 79 Tahun 2025. Ia menyebut, jika gaji pejabat naik, maka otomatis gajinya sebagai Menteri Keuangan juga ikut bertambah. “Berarti saya naik gajinya kalau gitu. Boleh juga nih,” ucapnya sambil bercanda.</p>
<blockquote>
<p data-start="282" data-end="723">Baca Juga : <a href="https://rawamedia.com/asn-pejabat-naik-gaji-tapi-yang-berkinerja-buruk-bisa-terancam-hukuman-berat/">ASN &amp; Pejabat Naik Gaji, tapi yang Berkinerja Buruk Bisa Terancam Hukuman Berat</a></p>
</blockquote>
<p data-start="725" data-end="1096">Perlu diketahui, Perpres 79/2025 adalah pemutakhiran dari Perpres 109/2024 dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Di regulasi ini, Presiden Prabowo menetapkan sejumlah Program Hasil Terbaik Cepat, salah satu poinnya adalah kenaikan gaji untuk ASN — termasuk guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh — serta pejabat negara.</p>
<p data-start="1098" data-end="1420">Meskipun sudah menyinggung kenaikan gaji secara ringan, Purbaya menyatakan bahwa pelaksanaan kebijakan ini masih dalam tahap kajian. Ia belum bisa memberikan jawaban pasti soal besaran kenaikan maupun kapan pastinya diterapkan. “Saya belum bisa jawab. Saya pelajari dulu ya,” katanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://rawamedia.com/menkeu-purbaya-bercanda-soal-kenaikan-gaji-pejabat/">Menkeu Purbaya Bercanda Soal Kenaikan Gaji Pejabat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rawamedia.com">Rawa Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ik.imagekit.io/ygnccsbwt/Rawamedia/purbaya-yudhi-sadewa-perkuat-barisan-6-menteri-alumni-itb-di-kabinet-prabowo-vwp.webp?updatedAt=1758504955244" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASN &#038; Pejabat Naik Gaji, tapi yang Berkinerja Buruk Bisa Terancam Hukuman Berat</title>
		<link>https://rawamedia.com/asn-pejabat-naik-gaji-tapi-yang-berkinerja-buruk-bisa-terancam-hukuman-berat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin@rawamedia.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 07:01:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Pejabat Naik Gaji]]></category>
		<category><![CDATA[Pejabat Naik Gaji 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://rawamedia.com/?p=442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah tengah menyiapkan skema baru terkait aparatur sipil...</p>
<p>Artikel <a href="https://rawamedia.com/asn-pejabat-naik-gaji-tapi-yang-berkinerja-buruk-bisa-terancam-hukuman-berat/">ASN &#038; Pejabat Naik Gaji, tapi yang Berkinerja Buruk Bisa Terancam Hukuman Berat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rawamedia.com">Rawa Media</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="293" data-end="575">Pemerintah tengah menyiapkan skema baru terkait aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat publik. Selain rencana kenaikan gaji, pemerintah juga membuka wacana pemberian sanksi tegas, termasuk ancaman hukuman berat bagi mereka yang terbukti berkinerja buruk.</p>
<p data-start="293" data-end="575"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium" src="https://ik.imagekit.io/ygnccsbwt/Rawamedia/ilustrasi-pns-asn-1.webp?updatedAt=1758351610059" width="989" height="585" /></p>
<p data-start="577" data-end="972">Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas. Ia menegaskan, kenaikan gaji tidak serta merta diberikan tanpa pertanggungjawaban. “Kenaikan gaji itu bagian dari penghargaan bagi ASN yang bekerja baik. Namun, bagi yang malas atau tidak melayani publik dengan benar, konsekuensinya bisa sangat berat,” kata Anas.</p>
<p data-start="974" data-end="1257">Menurut Anas, ASN maupun pejabat yang bekerja buruk bisa diberikan sanksi keras, bahkan hingga pemecatan. Ia menyebut, dalam konteks tertentu, mereka juga bisa berhadapan dengan aturan hukum yang berlaku bila terbukti melakukan pelanggaran serius terkait penyalahgunaan kewenangan.</p>
<p data-start="1259" data-end="1444">“Kami ingin membangun birokrasi yang benar-benar profesional. Jangan sampai ada ASN yang justru menjadi beban negara. Kalau sudah seperti itu, ya harus ada tindakan tegas,” tambahnya.</p>
<p data-start="1446" data-end="1733">Wacana ini muncul di tengah kebijakan reformasi birokrasi yang sedang digalakkan pemerintah. Salah satu tujuannya ialah mendorong pelayanan publik yang lebih optimal sekaligus memastikan setiap rupiah yang dibayarkan negara benar-benar sebanding dengan kinerja para pejabat maupun ASN.</p>
<p data-start="1735" data-end="2031">Meski demikian, usulan terkait “hukuman mati” bagi ASN yang tidak menjalankan tugas dengan baik masih menjadi sorotan publik. Banyak pihak menilai istilah tersebut lebih bersifat kiasan untuk menunjukkan ketegasan pemerintah, ketimbang kebijakan yang benar-benar akan diterapkan secara harfiah.</p>
<p data-start="2033" data-end="2233">Kebijakan reformasi birokrasi ini dipandang akan menjadi ujian besar bagi pemerintah dalam memperbaiki kultur pelayanan publik, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.</p>
<p>Artikel <a href="https://rawamedia.com/asn-pejabat-naik-gaji-tapi-yang-berkinerja-buruk-bisa-terancam-hukuman-berat/">ASN &#038; Pejabat Naik Gaji, tapi yang Berkinerja Buruk Bisa Terancam Hukuman Berat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://rawamedia.com">Rawa Media</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://ik.imagekit.io/ygnccsbwt/Rawamedia/Screenshot_20230911_174718_copy_756x544-1189748071.webp?updatedAt=1758351610163" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
